Sabtu, 27 Februari 2016

Mengapa harus uji madu di Laboratorium?


  1. Salam.
  2. Sedih membaca, melihat, mendengar banyak teman-teman yang masih konsumsi madu palsu.
  3. Madu terbukti sebagai obat yang menyembuhkan bagi manusia. 
  4. Tapi jika dan hanya jika madu tersebut murni asli dari perut lebah.
  5. Saat ini banyak beredar madu palsu yang justru akan merugikan kesehatan.
  6. Karena keterbatasan informasi, banyak konsumen madu menyimpulkan madu adalah murni asli hanya berdasarkan dari pengamatan visual, 
  7. Pengamatan visual seperti terbentuk pola segienam bila ditambah air, dibakar di atas sendok di atas lilin yang menyala pada bagian bawah sendoknya; membasahi atau melumiri kertas dengan madu; uji nyala korek api, kelarutan madu di dalam air, memasukkan madu asli kedalam lemari es/freezer dll.
  8. Saat ini banyak madu palsu yang memberikan hasil yang positif terhadap semua uji madu melalui pengamatan visual.
  9. Pemerintah telah mengeluarkan SNI 01-3545-2004 direvisi SNI 01-3545-2013 tentang Madu untuk mencegah beredarnya madu palsu.
  10. SNI 01-3545-2013 tentang Madu mencakup persyaratan mutu madu (enzim diastase, hidroksimetilfurfural atau HMF, kadar air, kadar gula pereduksi, kadar sukrosa, pH dll).
  11. Pemalsu madu akan sulit membuat madu yang dapat memenuhi persyaratan mutu madu, terutama untuk kadar enzim diastase dan hidroksimetilfurfural atau HMF.
  12. Lebih baik kehilangan uang untuk biaya pengujian madu.
  13. Daripada kehilangan uang untuk beli madu palsu.
  14. Pengujian madu dapat dilakukan di beberapa laboratorium terakreditasi (Sucofindo, BBIA Bogor, BBTPPI Semarang, dll). 
  15. Dulu biaya pengujian madu adalah Rp 100 ribu.
  16. Madu murni asli dari perut lebah adalah madu yang kita melihat sendiri dipanen dari peternakan lebah atau telah lulus uji persyaratan mutu madu sesuai SNI 01-3545-2013 tentang Madu.
  17. Semoga bermanfaat.
  18. Silahkan dishare.
  19. Salam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar